Universitas Nurul Hasanah (UNH) Kutacane melaksanakan kegiatan bakti sosial untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir di Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara. Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sivitas akademika UNH Kutacane terhadap kondisi kesehatan dan kebutuhan dasar masyarakat pasca bencana.

Bakti sosial yang berlangsung pada 02 Desember 2025 tersebut melibatkan dosen dan mahasiswa dari Fakultas Ilmu Kesehatan serta Fakultas Bisnis, Pendidikan dan Teknologi. Rangkaian kegiatan meliputi pendistribusian bantuan sosial, pemeriksaan kesehatan, serta pemberian obat-obatan untuk penyakit yang banyak muncul pasca banjir seperti gatal-gatal.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran kegiatan adalah Desa Simpur Jaya, sebuah desa yang belum dapat diakses dengan transportasi umum dan hanya bisa dijangkau melalui jalan gunung yang terjal dan sempit. Kondisi ini menyebabkan bantuan dari luar belum banyak masuk, sehingga masyarakat masih sangat membutuhkan dukungan logistik maupun kesehatan. Kehadiran tim UNH Kutacane menjadi salah satu bantuan awal yang diterima warga sejak banjir melanda.

Ketua Tim Bakti Sosial UNH Kutacane, dr. Nandara Priyanti Elna, M.K.M., menyampaikan bahwa kondisi geografis seperti ini membuat perguruan tinggi merasa terpanggil untuk hadir langsung.
“Pasca banjir, banyak warga mengalami gangguan kesehatan seperti gatal-gatal dan infeksi kulit. Karena itu kami membawa tenaga kesehatan dan obat-obatan yang dibutuhkan untuk membantu pemulihan kesehatan masyarakat, terutama di desa yang sulit dijangkau seperti Simpur Jaya,” ujarnya.

Selain layanan kesehatan, UNH Kutacane juga menyalurkan paket bantuan sosial berupa sembako, pakaian layak pakai, perlengkapan kebersihan, serta kebutuhan harian lainnya. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang sebelumnya minim menerima pasokan karena akses jalan yang terisolir.
