Universitas
Nurul Hasanah

Transformasi Digital dalam Mentorship dan Kepemimpinan Klinis Perawat sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Asuhan Keperawatan

Transformasi Digital dalam Mentorship dan Kepemimpinan Klinis Perawat sebagai Strategi Peningkatan Kualitas Asuhan Keperawatan
Era digital membawa tantangan sekaligus peluang besar bagi dunia pendidikan keperawatan. Menyadari pentingnya inovasi dalam proses pembelajaran klinik, Program Studi Ners Universitas Nurul Hasanah Kutacane berkomitmen menghadirkan transformasi digital melalui penerapan mentorship berbasis e-mentoring. Inovasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran Clinical Instructor (CI) sebagai pembimbing klinik profesional yang mampu memfasilitasi mahasiswa dengan pendekatan berbasis teknologi terkini.
Program e-mentoring yang diterapkan di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane memanfaatkan platform digital interaktif untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan proses pembimbingan antara CI dan mahasiswa keperawatan. Melalui sistem ini, pembimbing dapat memberikan arahan, membahas kasus, serta memberikan umpan balik secara real-time. Pendekatan tersebut terbukti efektif dalam mengatasi keterbatasan waktu, jarak, dan sumber daya yang sering menjadi kendala dalam pelaksanaan pembimbingan klinik konvensional.
Inovasi ini diinisiasi oleh tim dosen Universitas Nurul Hasanah Kutacane yang terdiri dari Yusnaini, S.Kep., Ners., M.Kep. sebagai penggagas utama program dan peneliti di bidang manajemen keperawatan serta transformasi digital kesehatan; Dina Andriani, S.Kep., Ners., M.Kep.; Muasir Pagan, S.Kom., M.Kom.; Fika Lestari, S.Tr.Keb.; dr. Nandara Priyanti Elna; dan Dr. Tri Ratnaningsih, S.Kep., Ners., M.Kep. Kolaborasi lintas disiplin antara bidang keperawatan, kebidanan, dan teknologi informasi ini menghasilkan model pembimbingan klinik berbasis digital yang inovatif. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa penerapan e-mentoring secara berkelompok (group e-mentoring) berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kompetensi dan kinerja Clinical Instructor di Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane. Program ini tidak hanya memperkuat kapasitas pembimbing klinik dalam memfasilitasi mahasiswa, tetapi juga menumbuhkan budaya pembelajaran yang kolaboratif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di bidang keperawatan.
Menurut Yusnaini, S.Kep., Ners., M.Kep., selaku ketua tim peneliti, “Transformasi digital dalam pembimbingan klinik bukan sekadar pemanfaatan teknologi, tetapi juga upaya membangun sistem mentorship yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada peningkatan mutu pelayanan keperawatan.”
Selain meningkatkan kompetensi Clinical Instructor, penerapan e-mentoring juga memperkuat aspek kepemimpinan klinis (clinical leadership), yang menjadi fondasi penting dalam peningkatan kualitas asuhan keperawatan. Melalui pendekatan Clinical Leadership Competency Framework (CLCF), perawat dan mahasiswa dilatih untuk berpikir kritis, mengambil keputusan yang tepat, serta membangun komunikasi efektif dalam tim interprofesional di lingkungan rumah sakit.
Implementasi program e-mentoring ini mendapat dukungan penuh dari Rumah Sakit Nurul Hasanah Kutacane sebagai mitra praktik klinik utama. Sinergi antara dunia akademik dan layanan kesehatan menjadi faktor kunci keberhasilan dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kontekstual, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan sistem kesehatan masa kini.
Ke depan, Universitas Nurul Hasanah Kutacane berencana mengembangkan program ini menjadi pionir dalam membentuk perawat profesional yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga adaptif terhadap perkembangan teknologi serta memiliki kepemimpinan dan empati tinggi dalam memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas dan berkeadilan.
Transformasi digital dalam mentorship dan kepemimpinan klinis ini menjadi bukti nyata komitmen Universitas Nurul Hasanah Kutacane dalam menghadirkan pendidikan keperawatan yang unggul, inovatif, dan berdampak nyata bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Scroll to Top