Aceh Tenggara, 25 September 2024 – Koordinator Program Kampus Mengajar Angkatan 8 Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Ibu Dina Andriani, S.Kep., Ners., M.Kep., melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi di SD Negeri Tenembak Bintang, Kecamatan Bukit Tusam, Kabupaten Aceh Tenggara.
Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan program Kampus Mengajar berjalan sesuai dengan rencana, sekaligus mengukur dampak positif yang diberikan kepada siswa. Dalam proses monitoring, Ibu Dina berdialog dengan Kepala Sekolah, Guru Pamong, para guru, serta siswa untuk mendapatkan umpan balik dan observasi langsung.

Dalam kata sambutannya, Ibu Dina Andriani, S.Kep., Ners., M.Kep., menyampaikan beberapa temuan positif dari hasil monitoring dan evaluasi ini. Pertama, ia mencatat bahwa aktivitas belajar yang dinamis terlihat jelas di kelas-kelas yang didampingi oleh mahasiswa Kampus Mengajar. Siswa menjadi lebih aktif berpartisipasi dalam proses pembelajaran, baik melalui diskusi kelompok maupun kegiatan yang memotivasi siswa untuk berpikir kritis dan kreatif.
Kedua, terdapat peningkatan kualitas pembelajaran, di mana metode yang digunakan oleh mahasiswa lebih variatif, interaktif, dan berorientasi pada pemahaman materi yang lebih mendalam. Hal ini tidak hanya membantu siswa lebih cepat memahami materi pelajaran, tetapi juga membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan dan menarik.
Ketiga, Ibu Dina menekankan bahwa kerja sama yang solid antara mahasiswa, guru, dan pihak sekolah telah terjalin dengan sangat baik. “Kami melihat adanya sinergi yang kuat antara semua pihak yang terlibat, dari guru hingga mahasiswa. Mereka bekerja sama dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif dan memastikan setiap siswa mendapatkan perhatian yang mereka butuhkan,” ujarnya.
Kunjungan tersebut sangat diapresiasi oleh Kepala Sekolah SD Negeri Tenembak Bintang, Ibu Siti Julaikha, S.Pd., yang mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran mahasiswa dari Program Kampus Mengajar Angkatan 8. “Kehadiran mahasiswa Universitas Nurul Hasanah Kutacane tidak hanya memberikan dukungan dalam proses pembelajaran, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi siswa dan seluruh komunitas sekolah,” ungkapnya.
Guru Pamong, Bapak Dedi Harianto, S.Pd., juga menyampaikan bahwa sejak dimulainya program ini, terdapat beberapa perubahan yang sangat menggembirakan. “Mahasiswa UNH KM 8 telah membawa ide-ide segar yang membuat siswa lebih aktif dan antusias dalam belajar. Mereka mampu menjelaskan materi dengan cara yang lebih mudah dipahami, sehingga siswa lebih cepat menangkap pelajaran. Selain itu, para mahasiswa juga menginspirasi kami, para guru, untuk memperbarui metode pengajaran kami, menjadikan suasana kelas lebih dinamis dan kolaboratif,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program dan memberikan manfaat lebih besar dalam peningkatan kualitas pendidikan di wilayah Aceh Tenggara.