
UNHKU, 17 September 2024 — Rektor Universitas Nurul Hasanah Kutacane, Dr. H. Yohny Anwar, MM., MH., menyampaikan materi bertajuk “Intoleransi, Anti Kekerasan Seksual, dan Anti Perundungan di Lingkungan Kampus” dalam rangkaian acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) yang berlangsung di kampus Universitas Nurul Hasanah, Kutacane.
Dalam pidatonya, Rektor Yohny Anwar menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang inklusif, aman, dan nyaman bagi seluruh sivitas akademika. Ia menyoroti peran mahasiswa dalam menjaga toleransi antar sesama serta menolak segala bentuk kekerasan seksual dan perundungan di kampus. “Kampus bukan hanya tempat untuk menimba ilmu, tetapi juga wadah untuk membentuk karakter yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, saling menghormati, dan menghargai perbedaan,” tegasnya.
Rektor juga menekankan bahwa intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan adalah masalah serius yang harus dihadapi bersama, dengan komitmen seluruh pihak di lingkungan kampus. Ia mendorong mahasiswa untuk tidak hanya berperan sebagai individu yang menghormati perbedaan, tetapi juga sebagai agen perubahan yang aktif melawan segala bentuk ketidakadilan dan kekerasan.

Di penghujung sesi, Rektor Yohny Anwar membuka sesi tanya jawab dengan mengajukan sebuah pertanyaan kepada mahasiswa, “Apa manfaat adanya hukum bagi masyarakat?” Pertanyaan tersebut memicu antusiasme dari para mahasiswa, yang secara bergantian menjawab dan berdiskusi. Rektor menjelaskan bahwa hukum merupakan alat penting dalam menjaga ketertiban dan keadilan dalam masyarakat, serta berfungsi sebagai pelindung hak-hak individu. Ia juga menekankan bahwa hukum yang tegak akan memberikan rasa aman dan mencegah penyalahgunaan kekuasaan.

Selanjutnya dalam sesi tanya jawab Tersebut Mahasiswa juga antusias mengetahui sanksi apa saja yang ada dalam kampus tidak hanya sanksi pada Intoleransi dan perundingan tetapi juga sanksi pada aktivitas perkuliahan seperti sanksi pada mahasiswa yang tidak aktif Kuliah sampai ke sanksi DO (Drop Out) antusias mahasiswa ini disambut semangat oleh rektor karena keaktifan mahasiswa dalam keinginan tahuan tentang dunia perkuliahan
Acara ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa baru yang antusias mengikuti PKKMB tahun ini. Dengan materi yang disampaikan, diharapkan para mahasiswa semakin memahami tanggung jawab mereka dalam menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari intoleransi, kekerasan seksual, dan perundungan, serta memiliki pemahaman yang mendalam tentang peran hukum dalam kehidupan bermasyarakat.